Kamis, 26 Februari 2009

Meniti masa depan Anak

Siapa sih yang engak bahagia dan bangga jika melihat anak, saudara ataupun temennya yang berhasil menyelesaikan studynya sampai di jenjang yang lebih tinggi, atau berhasil menciptakan sesuatu yang belum pernah di temukan oleh orang-orang sebelumnya, ataupun bisa bermanfaat tuk orang banyak…?

Itu semua merupakan dambaan setiap orang tua, yang mana mereka mempunyai peran yang sangat penting demi mensukseskan masa depan seluruh anak-anaknya, di karenakan anak adalah titipan / amanah dari Allah swt, yang kelak akan dimintakan pertanggung jawabannya di hadapan seluruh umat manusia.

Kebanyakan para orangtua tidak memahami hakikat terhadap amanah yang Allah telah berikan, yang hanya mereka pikirkan adalah bagaimana caranya mendapatkan uang yang banyak, sehingga bisa terpenuhi seluruh kebutuhan primer dan sekundernya, tanpa memikirkan masalah ibadah, akhlak ataupun hal-hal yang berhubungan dengan ukhrawi.

Keberhasilan seorang anak bukanlah hanya terletak pada kesuksesa study nya saja, akan tetapi terletak pula pada keberhasilan orangtua yang bisa membimbing anak-anaknya, sehingga anak tersebut dapat bermanfaat tuk dirinya, sekitarnya, bahkan negara dan agamanya, walaupun cerminan masyarakat itu terletak pada studynya.

Berbicara masalah keberhasilan study anak, maka tak akan lepas dari pada minat atau keinginan sang anak tersebut untuk menjadi pakar / ahli dalam suatu bidang, dalam hal ini orangtua tidak bisa memaksakan kehendak anak agar bisa menjadi pakar / ahli yang di inginkannya, karena si anak akan merasa terbebani dengan keadaan, yang akan berakibatkan fatal terhadap masa depan anak tersebut, maka biarkanlah anak tersebut berkreasi tuk meniti masa depan yang akan menanti.

Hanya saja orangtua perlu memberikan support dan membinanya, agar kondisi anak bisa terkontrol di masa dininya dan bermanfaat tuk masa depannya.

Oleh karena itu janganlah memaksakan kehendak anak, biarkanlah ia berkembang dan berkreasi untuk meniti masa depannya, karena setiap anak itu spesial. Setiap anak lahir dengan benih potensi yang mampu mengubah dunia.

1 Komentar:

Anonim mengatakan...

heheheehh ana rasa ada sedikit curhat disini...

tapi emang bener brotha, setuju deh, ana suka ama paragraph terakhirnya bahwa tiap orang punya potensi mengubah dunia... tinggal individunya bisa ga memanfaatkan potensi tersebut... shohih am la heheheh

 

Vhuadi © 2008. Design By: Tlogosari