Tidak di ragukan lagi, yang namanya dogeng(baca-cerita) sangatlah di gemari oleh setiap umat manusia yang mencakupi seluruh umur, sehingga dengan membaca cerita tersebut bisa mengambil intisari.
Demikian juga halnya dengan Al-Qur’an yang telah Allah turunkan kepada Nabi Muhammad, agar umatnya bisa mengambil intisari dari kejadian yang telah menimpa kaum-kaum sebelumnya, maka Allah swt memasukan cerita-cerita tersebut ke dalam Al-Qur’an, ini lah salah satu rasa kasih sayang Allah kepada Nabi Muhammad saw dan umatnya di akhir zaman.
Maha suci engkau ya Allah atas segala sekutunya.
Adapun keistimewaan terhadap cerita yang ada di dalam Al-Qur’an adalah:
1. Cerita yang ada di dalam Al-Qur’an adalah nyata bukan khayalan belaka, yang di ceritakan oleh para pe-dogeng untuk mengaharapkan imbalan duniawi belaka. Sedangkan tujuan Al-Qur’an mencantumkan cerita tentang kaum-kaum yang terdahulu adalah agar pembaca dapat mengambil intisari dari seluruh kejadian yang telah terjadi.
2. Seluruh cerita yang ada di dalam Al-Qur’an adalah nyata dan telah terjadi peristiwanya. Kalau saja pembaca Al-Qur’an itu betul-betul memahami-menelaah dan mentadabburi isi cerita yang ada di dalam Al-Qur’an dengan menyesuaikanya kepada hadis Nabi Muhammad, perkataan para sahabat nabi, ulama dari para tabi’iin dan tabi’ tabi’iin yang shoheh dan berkopenten terhadap tafsir Al-Qur’an dan para imam mufassirin yang shoheh dan berkopenten di bidang tafsir Al-Qur’an. Maka akan mendapatkan bahwa Cerita yang ada di dalam Al-Qur’an adalah benar dan telah terjadi peristiwanya.
3. Mempunyai tujuan yang berarti. Inilah perbedaan antara Al-Qur’an dengan kitab-kitab lainnya yang telah di rubah sesuai dengan keinginan hawa nafsunya, seperti injil yang telah di rubah oleh para pembesarnya, taurat yang berada di tangan yahudi pun telah di rubah oleh para pembesarnya.
4. Al-Qur’an mempunyai gaya bahasa yang sangat bagus dan menarik, sehingga seluruh cerita yang ada di dalamnya tidak bisa di rubah oleh siapa pun dan kapan pun juga.
Kiranya inilah beberapa keistimewaan cerita yang ada di dalam Al-Qur’an, yang merupakan peristiwa asli dan telah terjadi, agar umat Nabi Muhammad saw bisa mengambil intisari dari seluruh kejadian yang telah di alami oleh kaum-kaum sebelumnya.
Maha suci engakau ya Allah dan maha benar atas segala firmannya.
*-: Kutipan dari Buku diktat kuliah
Sabtu, 07 Februari 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 Komentar:
Posting Komentar