Kamis, 29 Januari 2009

Gimanasih proses penciptaan manusia...?

Allah swt telah menerangkan kriteria penciptaan manusia dalam bermacam-macam bentuk antara lain:

1. Manusia terbuat dari air hina{air mani} tertera di dalam Qs. Al-Mursalat:20.
2. Manusia terbuat dari air tertera di dalam Qs. Al-Anbiya:30.
3. Manusia terbuat dari air mani tertera di dalam Qs. Yasiiin:77.
4. Manusia terbuat dari tanah tertera di dalam Qs. As-Sajadah:7.
5. Manusia terbuat dari segumpal darah tertera di dalam Qs. Al-‘Alaq:2.
6. Manusia terbuat dari tanah liat kering tertera di dalam Qs. Al-Hijr:26.
7. Manusia terbuat dari lumpur hitam yang berbentuk tertera di dalam Qs. Al-hijr:26.


Bagaimanakah cara kita memahami ayat-ayat di atas…!! Bukankah Allah maha benar atas segala firman-firmannya…?

Untuk menjawab kesimpangsiuran pemahaman kita tentang kriteria penciptaan manusia yang beraneka ragam bentuk, maka penulis ingin memisahkan antara penciptaan Adam (manusia pertama) dengan manusia (keturunannya). Sehingga kita bisa memahami apa yang di maksudkan oleh Allah swt dalam firmannya.

Adam adalah manusia pertama yang di ciptakan oleh Allah swt sebelum jin, ia di ciptakan ke muka bumi ini untuk memimpin, derajatnya melebihi dari pada jin bahkan malaikat-malaikat. Proses penciptaannya adalah: dari debu yang di campur dengan air maka jadilah tanah, kemudian tanah itu berubah menjadi warna hitam pekat dan di beri bentuk, tatkala kering maka jadilah tanah tersebut menjadi tanah liat yang kering tanpa di bakar oleh api ataupun pemanas lainnya.

Setelah proses itu, maka Allah swt meniupkan ruh ke dalam tanah tersebut, maka dengan izinnya jadilah manusia pertama yang bernama Adam.

Sedangkan proses penciptaan manusia (keturunannya) adalah: berawal dari sperma laki yang bercampur dengan wanita, kemudian menjadi segumpal darah yang menempel di dinding rahim wanita tersebut, setelah itu segumpal darah berubah menjadi segumpal daging, maka segumpal daging itu berbentuk menjadi mulut-tulang dan daging yang menyelimuti tulang sampai akhirnya berubah menjadi mahluk yang sebaik-baik bentuk.

Tentang penciptaan manusia (keturunanya) Allah swt telah berfirman dalm surat Al-hajj: 5 yang artinya: “Hai manusia, jika kamu dalam keraguan tentang kebangkitan (dari kubur), Maka (ketahuilah) Sesungguhnya kami Telah menjadikan kamu dari tanah, Kemudian dari setetes mani, Kemudian dari segumpal darah, Kemudian dari segumpal daging yang Sempurna kejadiannya dan yang tidak sempurna, agar kami jelaskan kepada kamu dan kami tetapkan dalam rahim, apa yang kami kehendaki sampai waktu yang sudah ditentukan, Kemudian kami keluarkan kamu sebagai bayi, Kemudian (dengan berangsur- angsur) kamu sampailah kepada kedewasaan, dan di antara kamu ada yang diwafatkan dan (adapula) di antara kamu yang dipanjangkan umurnya sampai pikun, supaya dia tidak mengetahui lagi sesuatupun yang dahulunya Telah diketahuinya. dan kamu lihat bumi Ini kering, Kemudian apabila Telah kami turunkan air di atasnya, hiduplah bumi itu dan suburlah dan menumbuhkan berbagai macam tumbuh-tumbuhan yang indah”.

Dan dalam surat Al-mu’minun ayat 12-14 yang artinya: “Dan Sesungguhnya kami Telah menciptakan manusia dari suatu saripati (berasal) dari tanah. Kemudian kami jadikan saripati itu air mani (yang disimpan) dalam tempat yang kokoh (rahim). Kemudian air mani itu kami jadikan segumpal darah, lalu segumpal darah itu kami jadikan segumpal daging, dan segumpal daging itu kami jadikan tulang belulang, lalu tulang belulang itu kami bungkus dengan daging. Kemudian kami jadikan dia makhluk yang (berbentuk) lain. Maka Maha sucilah Allah, Pencipta yang paling baik”.

Beginilah yang di maksudkan dalam firman Allah mengenai penciptaan manusia dalam kutipan beberapa ayat-ayatnya di atas.

Maha suci engkau ya Allah & maha benar atas segala firmannya.
Wallahu ‘alam.


*-: Kutipan dari Buku diktat kuliah

0 Komentar:

 

Vhuadi © 2008. Design By: Tlogosari